Bagaimana caranya mengetahui bahwa Anda mendapatkan karyawan yang tepat?

Anda dapat menguji diri dengan menjawab dua pertanyaan dibawah ini:

  • Pertama, bila Anda mencari karyawan baru, apakah Anda akan menerima orang ini lagi?
  • Kedua, bila ia mengatakan akan keluar, apakah Anda bersedih atau gembira?

Dengan menguji perasaan Anda, Anda akan mendapatkan jawaban yang jujur dari hati nurani, mengenai pertanyaan di atas.

Sampai bertemu di puncak!

See you at the top!

John Rusly

www.johnyrusly.com

On Business Coaching

PS: Tips ini saya pinjam dari buku ‘Good to Great’ karya Jim Collins.

Artikel sebelumnya;

  • Karyawan, tidak semua Asset.

Bagaimana caranya mengetahui bahwa Anda mendapatkan karyawan yang tepat?

 

Karyawan merupakan asset perusahaan? Betul?

Jawaban saya, “belum tentu …”

Bila Anda bertanya pada top manajemen mengenai hal ini,

Atau bila Anda bertanya kepada bagian HRD yang baik,

maka Anda akan mendapatkan jawaban yang kurang lebih seperti diatas.

Beberapa orang HRD akan dengan mudah menyebutkan nama-nama karyawan yang tidak berprestasi, karyawan yang tidak loyal, karyawan yang korupsi (waktu), karyawan yang malas, dan karyawan yang kerjanya tidak beres dan sebagainya.

Pertanyaannya, apakah mereka merupakan asset perusahaan?

Karyawan seperti ini, lebih banyak menggangu daripada memberikan kontribusi.

Karyawan seperti ini, lebih baik tidak tercantum dalam daftar gaji.

Karyawan yang berkali-kali melakukan kesalahan yang sama,

memerlukan seorang atasan yang berkali-kali mengoreksi kesalahan yang sama.

Bukankah,

dengan tidak adanya karyawan seperti ini,

tugas seorang atasan akan jauh lebih mudah?

Bukankah atasan yang tidak perlu mengoreksi kesalahan-kesalahan yang seharusnya tidak lagi terjadi (karena berkali-kali), akan punya waktu untuk fokus membimbing karyawan yang pekerjaannya beres dan selalu menghasilkan kontribusi bagi perusahaan?

Jadi kesimpulannya adalah;

  • Pertama, tidak semua karyawan adalah asset perusahaan.
  • Asset terpenting dalam perusahaan adalah karyawan yang loyal dan menghasilkan, dengan kata lain dapat diandalkan.

Sebagai atasan yang baik, kita harus memperhatikan karyawan-karyawan yang dapat diandalkan.

Mereka adalah asset perusahaan yang sejati.

Sampai bertemu di puncak!

See you at the top!

John Rusly

www.johnyrusly.com

On Business Coaching

Bagaimana caranya mengetahui bahwa Anda mendapatkan karyawan yang tepat? Pada artikel berikutnya kita mengikuti best practice dari ‘Jim Collins’.

 

Sasaran, 5 setiap hari…

Banyak orang kesulitan untuk menetapkan fokus.

Di akhir hari, mereka menyesal.

Mereka tidak menyelesaikan hal-hal penting yang seharusnya dituntaskan hari ini.

Besok hal yang sama terulang lagi.

Dan terulang lagi…

Dan terulang lagi …

**************

Salah satu obat manjur adalah menetapkan 5 sasaran setiap hari.

Berikut urutan prosesnya;

  • Pertama, tuliskan lima sasaran Anda yang terpenting setiap hari. Sasaran, yang bila Anda selesaikan akan mendekatkan Anda kepada tujuan.
  • Kedua, buatlah urutan prioritas, yang terpenting paling atas dan yang kurang begitu penting di urutan paling bawah.
  • Ketiga, mulailah dari tugas yang paling atas. Orang cenderung menyelesaikan yang paling menyenangkan baginya (walau tidak begitu penting) dan menunda yang tidak menyenangkan (walau sangat penting), lalu melupakannya. Selesaikanlah yang terpenting dulu. Eat that frog!
  • Keempat, selesaikanlah yang telah Anda mulai!

Jangan berpaling dan pindah tugas sebelum selesai. Bila tugas tersebut terlalu besar, pecah menjadi bagian-bagian kecil dan selesaikanlah bagian-bagian tersebut setiap hari.

  • Kelima, yang paling penting adalah evaluasi. Setiap sore hari, evalusasikan tugas Anda. Selesai? Rayakanlah!

Belum selesai? Ambil pelajaran dan pindahkan sasaran tersebut ke besok.

Besok mulai lagi ya …

See you at the top!

John Rusly

www.johnyrusly.com

Inspirasi Bisnis dan Manajemen –

Untuk Pengusaha UKM

 

The Secret Ingredient

Judul ini saya pinjam dari film Kungfu Panda. Saya sangat menyukai film tersebut dan mengangumi tokoh Master Uquoi. Film ini penuh dengan filsafat dan kebajikan.

Kembali lagi ke topik…

Apa resep rahasia yang ketiga? What’s the secret ingredients?

Ah, tidak ada yang rahasia …

There is no secret ingredient ..

Yes, there is no secret ingredient …

Bila Anda sudah bekerja keras dengan cara yang benar dan sudah bekerja pada bidang yang sesuai, dan Anda merasa belum maju-maju, maka …

maka …

bersabarlah!

Bila Anda sudah menanam benih pohon, seperti yang dilakukan oleh Master Chifu dalam film Kungfu Panda, maka Anda harus bersabar menunggu benih itu tumbuh menjadi pohon yang besar.

Bersabarlah!

See you at the top!

John Rusly

www.johnyrusly.com

Inspirasi Bisnis dan Manajemen –

Untuk Pengusaha UKM

PS: The secret Ingredients, bersabar, itu hanya boleh Anda gunakan setelah Anda bekerja keras dengan cara dan pada arah yang benar. Bila Anda tidak menanam, maka Anda tidak mendapatkan. Jadi, jangan bersabar sebelum menanam! dan bersabarlah sesuatu menanam.

 

Berakit-rakit ke Hulu

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.

Arti-1:

Bila Anda telah bersakit-sakit karena lelah bekerja,
Bersenang-senanglah dengan keluarga Anda

Hidup ini tidak hanya untuk bekerja,
Hidup ini juga untuk dinikmati …

Berbahagialah …

See you at the top!

John Rusly

www.johnyrusly.com
Inspirasi Bisnis dan Manajemen –
Untuk Pengusaha UKM

 

Arah yang Benar

Bila Anda sudah bekerja keras dan melakukan sesuatu dengan cara-cara yang benar, dan Anda belum maju-maju juga, maka ada kemungkinan arah Anda salah.

Mungkin, Anda belum bekerja sesuai dengan kekuatan dan passion Anda.

Ada 3 hal yang perlu Anda perhatikan pada ‘Arah yang benar’, yaitu

  • passion
  • strength
  • money

Passion adalah semangat, gairah dan keinginan yang mengebu-gebu untuk melakukan sesuatu. Ciri-cirinya adalah bekerja tanpa henti, lupa makan dan lupa tidur. Itu passion …

Strength adalah kekuatan. Ciri-cirinya adalah bahwa Anda mampu melakukannya dengan sangat baik dan dengan sangat mudah. Orang-orang juga sering mengucapkan terima kasih.

Strength juga sering disebut dengan istilah bakat atau talenta.

Ketiga, money. Passion dan Strength dalam berenang mungkin tidak begitu bermanfaat di negeri padang pasir yang tidak punya kolam renang. Logikanya sederhana. Untuk dapat dihargai, kita harus mencari tempat dan orang yang menghargai strength dan passion kita.

Passion, strength dan money adalah kompas kehidupan.

Dengan mengabungkan ketiga hal diatas, maka Anda akan mendapatkan arah hidup Anda.

Pada artikel selanjutnya, kita akan mendengar rahasia yang tidak semua orang tahu… The secret ingridents

See you at the top!

John Rusly

www.johnyrusly.com

Inspirasi Bisnis dan Manajemen –

Untuk Pengusaha UKM

 

Terima kasih teman-teman TDA-Jakbar atas pertemuan yang menyenangkan dari sesi coaching kita ini. Saya gembira mendengar bahwa sesi ini membawa manfaat bagi Anda.

Izinkan saya untuk berbagi sedikit pengalaman saya selama sesi coaching one on one ini.

Hal yang paling sulit selama sesi coaching adalah ketika menghadapi teman-teman yang jaim. Kita perlu waktu lama untuk membongkar rintangan tersebut.

Ini sebenarnya wajar dan menunjukan bahwa kita belum saling mengenal sehingga kepercayaan belum tercipta.

Dalam sesi coaching panjang yang terdiri dari beberapa sesi, biasanya sesi-sesi awal khusus digunakan untuk membangun hubungan dan kedekatan.

Masalahnya, karena sesi kita pendek dan target kita adalah mendapatkan hasil pada sesi itu juga, maka kita harus melakukannya dengan cepat.

Itu sebabnya, beberapa sesi yang seharusnya berlangsung 45 menit terkadang bisa molor sampai dua jam (dan ada teman yang merasa waktunya terlalu pendek ? ).

Saya sangat bersyukur bahwa pada sebagian besar pertemuan kita bisa langsung nyambung. Ini berkat keikhlasan Anda untuk mempercayakan masalah Anda kepada saya.

Hal yang paling menyenangkan bagi saya adalah pada akhir sesi coaching, ketika saya melihat perubahaan cuaca pada wajah Anda, dari mendung berubah menjadi cerah.

Warna wajah Anda melukiskan bahwa Anda sudah mendapatkan apa yang Anda mau dari diri Anda sendiri dan ini sangat menyenangkan bagi saya sebagai seorang coach.

Namun, ada satu hal yang perlu Anda sadari, yang baru Anda dapatkan itu sebenarnya hanya sebuah kesadaran yang perlu segera Anda tindak-lanjuti dengan tindakan nyata.

Untuk itu, dan untuk merangkum serta menutup seluruh sesi coaching, saya ingin memberikan sebuah tools yang dapat mengontrol bahwa Anda, walaupun tanpa saya sebagai coach, akan tetap berada pada jalur kesadaran yang baru Anda dapatkan.

Saya harapkan Anda membentuk sebuah master mind khusus, dengan pola dan struktur master mind yang khusus pula. Dalam Master mind ini, satu sama lain dapat saling mengawasi apakah masing-masing sudah melaksanakan tindakannya.

Ingatlah! Kesadaran hanyalah sebuah kesadaran, yang tanpa tindakan nyata akan berakhir sia-sia. (Banyak orang sadar bahwa merokok itu berbahaya, dan nyatanya mereka tetap merokok.)

Bagi teman-teman yang belum sempat mengikuti sesi coaching ini, semoga ada kesempatan lain.

Harapan saya menulis surat terbuka ini adalah bahwa banyak teman-teman senior di TDA yang terpanggil untuk menjadi coach dan mudah-mudahan suatu hari kelak, Anda juga tergerak untuk memberikan coaching kepada teman-teman dan juga kepada masyarakat Indonesia.

Kita tunggu saja.

See you at the top,

John Rusly
www.johnyrusly.com
Inspirasi Bisnis dan Manajemen

PS-1: Izinkan saya untuk mengundang para peserta coaching batch TDA Jakbar, untuk hadir dalam pertemuan di hari Sabtu, tanggal 26 Juni 2010 di kantor saya. Bila Anda berkenan hadir, mohon kesediaan Anda untuk mengkorfirmasikan kehadiran Anda kepada Ibu Febri di nomor telepon kantor.

PS-2: Pada kesempatan lain, saya ingin sharing tentang bagaimana caranya menjadi coach kepada teman-teman di TDA. Ada yang berminat?

 

Cara yang salah

Bila Anda telah bekerja keras namun Anda belum maju-maju juga, cobalah untuk memeriksa cara Anda?
• Apakah yang Anda lakukan sudah benar?
• Apakah cara-caranya sudah benar?
• Apakah sudah sesuai dengan urutan prosesnya?
• Apakah sikap Anda sudah benar?
• Apakah Anda melakukan dengan sepenuh hati?
• Apakah Anda suka menunda-nunda pekerjaaan?
• Apakah …

Seseorang tidak akan maju bila caranya salah.

Ingin menjadi direktur, tetapi kerjanya tidak mau yang susah-susah.
Ingin menjadi pengusaha, tetapi tidak suka bertemu masalah dan kesulitan
Ingin menjadi orang besar, tetapi kerjanya main melulu …

Anda lihat? Tidak heran ‘khan jika orang itu gagal.

Bila Anda mencermati cara-caranya lebih dalam, Anda akan melihat kegagalan itu sebenarnya pemberitahuan bahwa ada sesuatu yang salah dilakukan orang itu.

Jadi,
solusinya sederhana,
yaitu ‘mengganti cara’.

Dengan menganti cara yang salah
dengan cara yang benar,
maka kesuksesan bisa Anda dapatkan.

(Bersambung …)

Lihat bagian pertama di sini

See you at the top,

John Rusly

www.johnyrusly.com
Inspirasi bisnis dan manajemen